
HES SEBI adalah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah yang berada di bawah naungan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI). Program studi ini dirancang untuk mengintegrasikan keilmuan hukum Islam (fiqh muamalah) dengan sistem hukum nasional serta praktik ekonomi dan bisnis modern. Fokus utamanya adalah pada regulasi, kontrak, dan kelembagaan ekonomi syariah yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Secara akademik, HES SEBI mengkaji berbagai aspek hukum yang mengatur aktivitas ekonomi berbasis syariah, mulai dari perbankan dan keuangan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, hingga penyelesaian sengketa ekonomi syariah. Kurikulum disusun secara komprehensif dengan memadukan pendekatan normatif (ushul fiqh dan fiqh muamalah) dan pendekatan positif (hukum bisnis, hukum perdata, dan regulasi keuangan).
Selain penguatan teori, HES SEBI juga menekankan pengembangan kompetensi praktis dan etika profesional. Mahasiswa dibekali kemampuan analisis hukum, legal drafting akad syariah, serta pemahaman kebijakan publik di bidang ekonomi syariah. Dengan pendekatan ini, HES SEBI berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya memahami hukum secara tekstual, tetapi juga kontekstual dan aplikatif.
Memilih HES SEBI berarti memilih program studi yang relevan dengan kebutuhan industri dan kebijakan nasional. Pertumbuhan pesat sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi hukum syariah sekaligus memahami dinamika bisnis modern. HES SEBI hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut secara terstruktur dan berbasis akademik yang kuat.
Keunggulan lain HES SEBI terletak pada pendekatan interdisipliner yang diterapkan dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya belajar hukum Islam, tetapi juga hukum positif, ekonomi, dan kebijakan publik. Hal ini menjadikan lulusan HES SEBI memiliki sudut pandang yang komprehensif dan mampu menjembatani kepentingan syariah, regulasi negara, dan praktik bisnis.
Selain itu, lingkungan akademik SEBI dikenal memiliki orientasi nilai, integritas, dan profesionalisme. Pembelajaran diarahkan untuk membentuk karakter lulusan yang amanah, kritis, dan adaptif terhadap perubahan. Dengan dukungan dosen yang kompeten dan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan industri, HES SEBI menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang hukum dan ekonomi syariah.

Lulusan HES SEBI memiliki prospek karier yang luas dan beragam. Mereka dapat berkiprah sebagai praktisi hukum ekonomi syariah, seperti legal officer di bank syariah, lembaga keuangan nonbank syariah, perusahaan fintech syariah, maupun korporasi yang menerapkan prinsip syariah dalam aktivitas bisnisnya. Kompetensi dalam akad dan regulasi menjadi nilai tambah utama.
Di sektor publik dan kelembagaan, lulusan HES SEBI berpeluang berkarier sebagai regulator, analis kebijakan, atau staf ahli di instansi pemerintah, otoritas keuangan, dan lembaga pengawas syariah. Selain itu, mereka juga dapat berperan sebagai mediator atau konsultan dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah, baik di lembaga arbitrase maupun peradilan agama.
Tidak kalah penting, HES SEBI juga membuka peluang bagi lulusan untuk berkarier di bidang akademik dan riset. Dengan bekal metodologi hukum dan ekonomi syariah, lulusan dapat melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor, serta berkontribusi sebagai peneliti, dosen, atau penulis kebijakan. Dengan demikian, prospek lulusan HES SEBI tidak hanya menjanjikan secara profesional, tetapi juga strategis bagi pengembangan ekonomi syariah nasional.