
Ujian TOAFL Perdana Prodi HES SEBI Digelar: Tonggak Baru Standar Kompetensi Bahasa Mahasiswa Akhir
Bagaimana kesiapan mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah menghadapi dunia akademik dan profesional global? Pertanyaan inilah yang dijawab melalui pelaksanaan Ujian TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) perdana oleh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) SEBI.
Alhamdulillah, Ujian TOAFL pertama Prodi HES SEBI resmi terlaksana dengan lancar sebagai hasil kolaborasi strategis antara Prodi HES dan SEBI Language Center (SLC) sebagai pusat pengembangan dan pengujian bahasa. Ujian ini menjadi langkah awal institusional dalam memperkuat standar kompetensi bahasa mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir.
Peserta ujian merupakan mahasiswa semester 7 dari dua kelas reguler, yaitu HES 22A dan HES 22B. Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua sesi untuk memastikan efektivitas dan kenyamanan peserta. Sesi pagi dilaksanakan pukul 09.00–12.00 WIB untuk kelas HES 22A, sementara sesi siang berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB untuk kelas HES 22B. Masih tersisa satu kelas lagi, yaitu kelas karyawan, yang akan dijadwalkan pada pelaksanaan berikutnya.
Ujian TAOFL ini dilaksanakan secara berbasis komputer (Computer-Based Test) di Laboratorium Komputer SEBI, dengan durasi 120 menit dan terdiri dari 100 soal yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa secara komprehensif dan terstandar.
Pelaksanaan ujian berjalan tertib dan kondusif, mencerminkan kesiapan Prodi HES dalam mengelola asesmen akademik berbasis mutu. Kehadiran SLC sebagai mitra pelaksana juga menegaskan komitmen SEBI dalam membangun ekosistem bahasa yang terintegrasi dengan kebutuhan akademik dan profesional mahasiswa.
Ujian TAOFL ini tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan daya saing lulusan HES di tingkat nasional maupun internasional, sejalan dengan visi penguatan kompetensi lulusan di bidang hukum dan ekonomi syariah.
Ke depan, Prodi HES bersama SLC berkomitmen untuk terus menyempurnakan pelaksanaan TAOFL sebagai instrumen evaluasi yang kredibel, berkelanjutan, dan berorientasi pada mutu lulusan.
